Anda sudah memahami apa itu UTM, melihat studi kasusnya, dan bahkan sudah bisa membedakan source, medium, serta campaign dengan benar. Selamat! Anda sudah melewati bagian tersulit.
Kini saatnya untuk bagian yang paling memuaskan: membuat UTM link pertama Anda.
Lupakan kerumitan menyusun parameter secara manual. Kita akan menggunakan alat gratis, resmi, dan sangat mudah digunakan dari Google. Dalam 5 menit, Anda akan memegang UTM link pertama Anda yang siap digunakan.
Alat Andalan Kita: Google Campaign URL Builder
Google menyediakan alat gratis bernama Campaign URL Builder yang akan melakukan semua pekerjaan berat untuk Anda. Alat ini memastikan format link Anda selalu benar dan bebas dari kesalahan.
Anda bisa mengaksesnya di sini: Google Analytics Campaign URL Builder
Buka tautan tersebut di tab baru, dan mari kita mulai bersama.
Skenario Latihan
Agar lebih mudah, mari kita buat skenario. Anggap saja kita ingin mempromosikan artikel blog terbaru kita tentang “Tips SEO untuk Pemula” melalui iklan di Facebook.
- Tujuan: Mengarahkan traffic ke artikel blog.
- Platform: Iklan di Facebook (berbayar).
- Nama Kampanye: Promosi Blog SEO bulan Juli.
Sudah siap? Mari kita isi formulirnya.
Langkah 1: Masukkan URL Halaman Tujuan
Di formulir Campaign URL Builder, kolom pertama adalah Website URL. Di sinilah Anda menempelkan link asli dari halaman yang ingin Anda promosikan.
- Isi dengan:
https://ramadigital.id/blog/tips-seo-untuk-pemula/
Langkah 2: Isi Parameter Wajib (Source, Medium, Campaign)
Ini adalah jantung dari UTM Anda. Ingat kembali analogi dan perbedaan yang sudah kita bahas.
campaign_source: Di mana audiens akan melihat link ini? Di Facebook.- Isi dengan:
facebook
- Isi dengan:
campaign_medium: Bagaimana link ini disajikan? Melalui iklan berbayar (Cost Per Click).- Isi dengan:
cpc
- Isi dengan:
campaign_name: Apa nama inisiatif ini? Promosi blog SEO bulan Juli.- Isi dengan:
promosi_blog_seo_juli(gunakan underscore_atau tanda hubung-untuk memisahkan kata, jangan spasi).
- Isi dengan:
Peringatan Penting: Konsistensi adalah Kunci
Perhatikan bagaimana kita menggunakan huruf kecil semua. facebook dan Facebook akan dianggap sebagai dua sumber berbeda oleh Google Analytics. Tentukan satu format penamaan dan gunakan secara konsisten.
Langkah 3: (Opsional) Isi Parameter Tambahan
Untuk skenario kita, term dan content tidak wajib. Namun, jika Anda ingin melakukan A/B testing (misalnya, membandingkan iklan video vs. iklan gambar), Anda bisa mengisinya di campaign_content.
campaign_content(contoh):iklan_gambar_statistik
Langkah 4: Salin dan Gunakan Link Anda!
Setelah Anda mengisi formulir, scroll ke bawah. Anda akan melihat sebuah kotak berlabel “Generated campaign URL”. Itulah UTM link Anda yang sudah jadi!
Hasilnya akan terlihat seperti ini: https://ramadigital.id/blog/tips-seo-untuk-pemula/?utm_source=facebook&utm_medium=cpc&utm_campaign=promosi_blog_seo_juli
Klik tombol salin di sebelahnya, dan tempelkan link ini di kolom URL pada pengaturan iklan Facebook Anda. Selesai!
Praktik Terbaik Setelah Link Jadi
- Gunakan URL Shortener: Link UTM bisa jadi sangat panjang. Gunakan layanan seperti
bit.lyatau sejenisnya untuk memperpendek link tersebut, terutama jika akan ditampilkan di media sosial. - Buat Catatan: Simpan daftar UTM yang pernah Anda buat di Google Sheets atau Excel. Ini akan membantu Anda dan tim menjaga konsistensi penamaan di masa depan.
Anda telah berhasil. Anda sudah mengubah sebuah konsep teori menjadi aset digital yang siap menghasilkan data berharga. Ternyata tidak sulit, bukan?
Sekarang setelah Anda tahu betapa mudahnya membuat UTM, mungkin Anda bertanya-tanya, “Sepenting itukah melakukan ini setiap saat?” Jawabannya ada di artikel berikutnya: Mengapa Setiap Digital Marketer Harus Menggunakan UTM? Ini Alasannya.
